Miskonsepsi sering menghambat pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas IV MI/SD, khususnya pada materi gaya. Penelitian studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif ini bertujuan menganalisis bentuk, penyebab, serta solusi dari miskonsepsi tersebut. Hasil kajian menunjukkan bentuk miskonsepsi utama meliputi anggapan bahwa gaya hanya berupa tenaga otot, ketidakmampuan membedakan gaya dorong dan tarik, serta keyakinan bahwa benda diam tidak dipengaruhi gaya. Faktor penyebabnya mencakup prakonsepsi (pengetahuan awal) siswa, metode pengajaran yang kurang tepat, minimnya media, dan penjelasan konsep yang abstrak. Untuk mengatasi hal ini, disarankan penerapan pembelajaran berbasis inkuiri, eksperimen, pendekatan perubahan konseptual, serta penggunaan media interaktif. Implikasinya, guru perlu mengidentifikasi miskonsepsi sejak awal dan merancang pembelajaran berbasis pengalaman langsung agar pemahaman siswa lebih akurat