raktik industri merupakan salah satu program penting dalam pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bertujuan mempersiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Selain penguasaan hard skill, siswa juga dituntut memiliki soft skill yang meliputi kemampuan komunikasi, kerja sama tim, etos kerja, disiplin, adaptabilitas, dan pemecahan masalah. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesiapan soft skill lulusan SMK masih menjadi salah satu kendala dalam memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan soft skill siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Sumatera Barat dalam menghadapi praktik industri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 35 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan soft skill siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 55,71 dan persentase sebesar 50,64%. Seluruh indikator, yaitu komunikasi, kerja sama tim, etos kerja, disiplin, adaptabilitas, dan pemecahan masalah, juga berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan soft skill siswa masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang lebih kolaboratif, penguatan karakter, serta optimalisasi pelaksanaan praktik industri agar lulusan memiliki kesiapan kerja yang lebih baik sesuai dengan tuntutan dunia industri.