dang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam peningkatan ekspor sektor perikanan nasional. Dalam praktik budidaya, berbagai kendala sering dihadapi oleh petambak, terutama serangan penyakit yang dapat menurunkan produktivitas, memperlambat pertumbuhan, menyebabkan kematian dini, serta menimbulkan kerugian finansial yang signifikan. Penyakit pada udang vaname umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, maupun faktor lingkungan seperti kualitas air yang kurang optimal. Proses identifikasi penyakit memerlukan pengetahuan dan pengalaman pakar agar diagnosis yang dihasilkan akurat dan penanganan dapat dilakukan secara tepat. Namun, keterbatasan akses terhadap pakar serta minimnya pemahaman petambak menjadi permasalahan yang membutuhkan solusi berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar diagnosis penyakit udang vaname berbasis mobile dengan menerapkan metode Certainty Factor (CF) sebagai teknik inferensi untuk menghitung tingkat kepastian diagnosis berdasarkan nilai keyakinan pakar dan tingkat keyakinan pengguna terhadap gejala yang dipilih. Basis pengetahuan sistem mencakup 13 jenis penyakit dan 30 gejala yang telah divalidasi. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin pada platform Android. Hasil pengujian terhadap 30 data uji menunjukkan tingkat akurasi sebesar 90%, sehingga sistem ini mampu membantu petambak dalam melakukan diagnosis secara cepat dan efisien sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam budidaya udang vaname.