Keaktifan siswa merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan peserta didik yang cenderung pasif karena pembelajaran berpusat pada guru dan kurang memberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) menurut Bruner dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran melalui kegiatan menemukan konsep secara mandiri, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun pemahaman, serta meningkatkan interaksi selama kegiatan belajar berlangsung. Dengan demikian, model Discovery Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa dan menciptakan proses belajar yang lebih bermakna.