Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan program branding di Madrasah Aliyah Islamiyah Malo (MAISMA) ditinjau dari perspektif politik pendidikan dan etika pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, dan wakil kepala madrasah bidang kesiswaan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAISMA mengembangkan program branding sebagai strategi institusional untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing. Program tersebut mencakup penguatan keterampilan bahasa Arab dan bahasa Inggris, hafalan Al-Qur’an (tahfidz), desain grafis, teknik kendaraan ringan, serta kegiatan ekonomi kreatif seperti sablon dan membatik. Dari perspektif politik pendidikan, program ini mencerminkan respons madrasah terhadap perubahan kebijakan dan tuntutan masyarakat akan lulusan yang terampil. Dari perspektif etika, program ini menekankan pada pembentukan karakter religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian. Meskipun terdapat hambatan berupa keterbatasan sarana dan sumber daya manusia, program branding ini memberikan kontribusi positif terhadap kompetensi siswa dan pengembangan institusi madrasah.