Penelitian ini bertujuan menganalisis branding politik “Nias Barat CERAH” sebagai strategi komunikasi politik pasangan Eliyunus Waruwu dan Sozisokhi Hia pada Pilkada Nias Barat 2024. Kajian difokuskan pada proses pembentukan branding, media komunikasi yang digunakan, serta perannya dalam membangun citra politik dan dukungan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terbuka dengan enam informan kunci dan dokumentasi materi kampanye, konten media sosial, serta dokumen pemilu. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian secara tematik, dan verifikasi antarsumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CERAH, yang merupakan akronim dari Cerdas, Sejahtera, dan Sehat, dirumuskan berdasarkan persoalan masyarakat dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Penyebaran pesan dilakukan melalui perpaduan komunikasi digital menggunakan Facebook dengan komunikasi langsung melalui kunjungan desa, pertemuan warga, pemasangan spanduk, serta pelibatan tim kampanye. Strategi tersebut membuat pesan politik lebih mudah dikenali, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan membangun legitimasi kultural. Branding “Nias Barat CERAH” turut membentuk citra pasangan calon sebagai pemimpin yang solutif dan berorientasi pada pembangunan. Namun, kemenangan elektoral tidak hanya dipengaruhi oleh branding politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa branding yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan disampaikan secara konsisten mampu menghubungkan program politik dengan harapan masyarakat.