Artikel ini membahas adat istiadat, tata krama, dan falsafah Piil Pesenggiri dalam masyarakat Lampung adat Saibatin. Adat istiadat merupakan kebiasaan, aturan, dan norma yang diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas masyarakat. Salah satu tradisi Saibatin ialah tari Nyambai yang menjadi bagian dari rangkaian upacara perkawinan adat Nayuh. Dalam kehidupan sosial, tata krama masyarakat Saibatin berlandaskan Piil Pesenggiri yang mencakup Bejuluk Beadok, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan. Keempat unsur tersebut mengajarkan penghormatan terhadap martabat, keramahan, keterbukaan dalam pergaulan, serta gotong royong. Kajian ini juga menelaah keterkaitan nilai adat dengan budaya patriarki, terutama dalam pembagian peran dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan. Bagi remaja masa kini (Gen Z), nilai-nilai tersebut perlu dilestarikan melalui penerapan yang kontekstual, setara, dan inklusif tanpa menghilangkan identitas budaya Lampung. Dengan demikian, adat Saibatin dapat menjadi pedoman pembentukan karakter generasi muda.