Bahasa dan budaya Lampung merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Lampung yang memiliki nilai historis, sosial, dan pendidikan. Bahasa Lampung tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempertahankan nilai-nilai budaya, tata krama, hubungan sosial, serta identitas masyarakat. Praktik bahasa dan budaya Lampung dapat ditemukan dalam penggunaan kosakata, sapaan, percakapan sehari-hari, ungkapan tradisional, serta berbagai kegiatan budaya yang diwariskan antargenerasi. Perkembangan teknologi dan perubahan sosial menyebabkan penggunaan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari menghadapi berbagai tantangan, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pelestarian bahasa dan budaya Lampung perlu dilakukan melalui lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, dan kegiatan kebudayaan. Artikel ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk praktik bahasa dan budaya Lampung serta pentingnya pelestarian bahasa dan budaya tersebut di tengah perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber yang berkaitan dengan bahasa, budaya, dan masyarakat Lampung. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa praktik bahasa dan budaya Lampung masih memiliki peran penting dalam membentuk identitas masyarakat serta dapat dikembangkan melalui pembelajaran, penggunaan bahasa dalam interaksi sosial, dan kegiatan budaya.