Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan budidaya hidroponik sistem wick terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest dengan melibatkan 30 peserta yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 58,40 ± 8,12 menjadi 87,90 ± 5,46 setelah pelatihan. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001). Persentase peserta yang memiliki keterampilan baik dalam merakit instalasi hidroponik mencapai 90%, sedangkan 86,7% peserta mampu mencampur nutrisi AB Mix dengan benar. Pelatihan hidroponik terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.