Penelitian ini menguji pengaruh kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terhadap penguatan karakter religius peserta didik kelas XI Elektronika Industri di UPT SMKN 1 Soppeng. Menggunakan pendekatan kuantitatif psikologis, data dikumpulkan dari kepala sekolah, guru PAI, dan 51 siswa melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi; kemudian diolah dengan editing, coding, skoring, dan tabulasi. Hasil menunjukkan: (1) kompetensi kepribadian guru berada pada kategori baik (rata-rata 33; interval 26–33; 60 %); (2) karakter religius siswa sangat baik (rata-rata 33,35; interval 34–41; 65 %); (3) terdapat pengaruh signifikan dengan kekuatan hubungan cukup kuat. Implikasi praktis: (1) guru dapat merancang pelatihan interpersonal-pedagogis terfokus; (2) sekolah perlu mengembangkan ekstrakurikuler dan program pembinaan religius; (3) kebijakan pendidikan hendaknya memprioritaskan peningkatan kompetensi kepribadian guru sebagai kunci pembentukan generasi berakhlak mulia.