Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cemaran bakteri koliform pada sampel makanan jajanan gado-gado yang dijual oleh pedagang di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Sampel gado-gado awalnya dimasukkan dalam larutan pengencer dan ditanam pada media BGLB (Brilliant Green Lactose Broth) lalu diinkubasi selama 48 jam. Terdapat 12 sampel gado-gado dari beberapa kelurahan di Kecamatan Tamalate. Hasil menunjukkan pada uji MPN (Most Probable Number) diperoleh bahwa sampel PT3 dan PT4 memiliki nilai MPN tertinggi yaitu 5.2 log MPN/gram sedangkan nilai terendah dimiliki oleh PB1 yaitu sebesar 3.5 log MPN/gram. Koloni yang tumbuh pada media EMBA berwarna merah dan putih, dimana hanya sampel B3 dan B4 yang berwarna merah untuk dilanjutkan pada uji pewarnaan Gram. Pada uji pewarnaan Gram diperoleh hasil yaitu hanya sampel B3 dan B4 yang berbentuk basil dan Gram negatif, sedangkan isolat lain berbentuk coccus dan Gram negatif. Isolat B3 dan B4 melalui uji IMViC (Indole, Methyl Red, Voges-Proskauer, dan Sitrat) menunjukkan identifikasi jenis bakteri Enterobacter aerogenes. Sampel gado-gado yang melalui serangkaian uji MPN, pewarnaan Gram, uji IMViC menunjukkan bahwa hanya sampel B3 dan B4 yang mengandung bakteri koliform non fekal yaitu E. aerogenes.