G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Diagnostic Challenges of Pleural Effusion in a Healthy Young Athlete: A Case Report

Nasution, Ririn Syafitri, Ariwibowo, Kornelis Ariwibowo
Abstrak

Efusi pleura merupakan salah satu temuan klinis yang sering dijumpai pada pasien dewasa dengan gejala yang bervariasi. Meskipun diagnosis dapat ditegakkan dengan mudah pada sebagian kasus, efusi pleura tetap menjadi tantangan diagnostik, karena dapat menjadi manifestasi awal dari berbagai penyakit, termasuk tuberkulosis. Seorang pria berusia 32 tahun, seorang atlet bola basket dengan riwayat kesehatan yang baik, datang dengan keluhan nyeri dada, sesak napas ringan, dan batuk hilang- timbul. Pemeriksaan awal, termasuk foto toraks dan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk Mycobacterium tuberculosis, menunjukkan hasil normal dan negatif. Namun, dua minggu kemudian, foto toraks ulang menunjukkan efusi pleura sisi kiri, dan pasien didiagnosis dengan pleuritis sekunder. Ia dirawat inap dan menjalani torakosentesis pertama yang mengeluarkan 800 cc cairan pleura. Pemeriksaan serologi mengarah pada dugaan etiologi bakterial. Evaluasi lanjutan dengan USG dan foto toraks menunjukkan efusi persisten, sehingga dilakukan torakosentesis kedua yang menghasilkan 1.600 cc cairan. CT-scan toraks menunjukkan efusi pleura kiri yang signifikan. Pada evaluasi lanjutan Januari 2025, sudut kostofrenikus masih tumpul meskipun opasitas mulai berkurang. Karakteristik cairan dan perjalanan klinis menimbulkan kecurigaan kuat terhadap efusi pleura tuberkulosa. Kasus ini menegaskan bahwa efusi pleura tuberkulosa dapat terjadi pada individu muda, sehat, dan aktif secara fisik. Gejala ringan dan hasil awal yang normal dapat menyulitkan. Diperlukan kecurigaan klinis tinggi dan pendekatan diagnostik bertahap agar diagnosis tidak terlambat dan tata laksana optimal dapat diberikan.

Penerbit
CV. Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Diagnostik; Efusi Pleura; Atlet.; Diagnostik; Efusi Pleura; Atlet.
E-ISSN
3123-5573
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal