Pembelajaran digital berbasis proyek telah menjadi pendekatan yang semakin penting bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama karena siswa program keahlian Multimedia dituntut memiliki kreativitas, keterampilan teknis, kolaborasi, dan literasi digital. Artikel ini bertujuan untuk menyintesis temuan penelitian tentang strategi pembelajaran digital berbasis proyek yang dapat meningkatkan kreativitas siswa SMK Multimedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan tahapan berorientasi PRISMA, yaitu identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Sumber yang dikaji terdiri dari artikel ilmiah terpilih yang membahas project-based learning, e-learning, blended learning, learning management system, pembelajaran multimedia, kreativitas, dan pendidikan vokasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pembelajaran digital berbasis proyek meningkatkan kreativitas jika proyek bersifat autentik, terkait tugas industri, didukung platform digital, serta dinilai melalui produk dan portofolio. Kreativitas berkembang melalui kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan pengembangan rinci (elaboration). Strategi yang paling relevan untuk pembelajaran multimedia meliputi orientasi masalah, eksplorasi digital, perencanaan proyek, produksi kolaboratif, umpan balik sejawat, publikasi produk, dan asesmen portofolio reflektif. Kajian ini juga menemukan tantangan utama berupa kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, manajemen waktu, kesenjangan literasi digital, dan kebutuhan rubrik penilaian yang jelas. Artikel ini menyimpulkan bahwa pembelajaran digital berbasis proyek dapat memperkuat kreativitas siswa SMK Multimedia jika pedagogi, teknologi, konteks industri, dan asesmen kinerja dipadukan secara sistematis dan berkelanjutan.