G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Peran Guru dalam Meningkatkan Pemahaman dan Pengamalan Ibadah Siswa MI Tarbiyatus Shibyan Lenteng

Ilyas Hady, Ilyas Hady, Faizun Najah
Abstrak

Penelitian ini membahas peran guru dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah siswa di MI Tarbiyatus Shibyan Lenteng. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan agama Islam, khususnya pembelajaran fiqih ibadah, dalam membentuk karakter religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa sejak usia madrasah ibtidaiyah. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan pengarah dalam membiasakan siswa memahami serta mengamalkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa MI Tarbiyatus Shibyan Lenteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah siswa dilakukan melalui pembelajaran fiqih, praktik ibadah, pembiasaan shalat Dhuha berjamaah, membaca Surah Yasin bersama, muraja’ah hafalan juz ‘Amma, pemberian teladan, nasihat, motivasi, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung dalam proses ini meliputi peran aktif guru, dukungan orang tua, lingkungan sekolah yang religius, serta fasilitas yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, serta perbedaan kemampuan dan motivasi dalam diri siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman dan pengamalan ibadah siswa melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan yang berkelanjutan.Penelitian ini membahas peran guru dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah siswa di MI Tarbiyatus Shibyan Lenteng. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan agama Islam, khususnya pembelajaran fiqih ibadah, dalam membentuk karakter religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa sejak usia madrasah ibtidaiyah. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan pengarah dalam membiasakan siswa memahami serta mengamalkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa MI Tarbiyatus Shibyan Lenteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah siswa dilakukan melalui pembelajaran fiqih, praktik ibadah, pembiasaan shalat Dhuha berjamaah, membaca Surah Yasin bersama, muraja’ah hafalan juz ‘Amma, pemberian teladan, nasihat, motivasi, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung dalam proses ini meliputi peran aktif guru, dukungan orang tua, lingkungan sekolah yang religius, serta fasilitas yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, serta perbedaan kemampuan dan motivasi dalam diri siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman dan pengamalan ibadah siswa melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Penerbit
CV. Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Peran Guru; Pemahaman Ibadah; Pengamalan Ibadah; Siswa; Pendidikan Agama Islam
E-ISSN
3123-5573
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal