Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan Makam Baginda Sayyid Umar sebagai salah satu situs bersejarah yang berkaitan dengan jejak penyebaran Islam di daerah. Makam tersebut memiliki nilai historis dan religius karena dikaitkan dengan tokoh ulama yang berperan dalam perkembangan Islam di wilayah Palembang dan sekitarnya. Selain sebagai tempat pemakaman, situs ini juga menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap tokoh penyebar agama serta bagian dari warisan budaya lokal yang masih dijaga hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi literatur serta pengamatan terhadap situs makam sebagai salah satu sumber sejarah lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Baginda Sayyid Umar memiliki peran penting sebagai bukti material yang mencerminkan proses penyebaran Islam di daerah tersebut. Selain itu, keberadaan makam juga menunjukkan adanya tradisi ziarah yang masih berlangsung di masyarakat. Dengan demikian, makam ini tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga nilai sosial dan religius bagi masyarakat setempat.