G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Perlawanan Alam dan Kritik Ekologi dalam Naskah Drama “Dhemit” Karya Heru Kesawa Murti: Kajian Ekokritik

Fairuzia, Fairuzia, Yusrin Djalilu, Bagtayan, Zilfa Achmad
Abstrak

Karya sastra merupakan medium refleksi dan kritik terhadap realitas ekologis, terutama di tengah krisis lingkungan global yang semakin mengkhawatirkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk perlawanan alam dan kritik ekologi dalam naskah drama Dhemit karya Heru Kesawa Murti dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif. Sumber data primer adalah naskah drama Dhemit yang diadaptasi oleh Agus Suharjoko, S.Sn, yang menggambarkan konflik antara makhluk halus (dhemit) dengan manusia pelaku pembangunan di kawasan hutan. Data dikumpulkan melalui pembacaan cermat dan dianalisis menggunakan kerangka ekokritik, khususnya yang dikembangkan oleh Greg Garrard. Hasil penelitian menemukan lima aspek utama: (1) para dhemit berfungsi sebagai personifikasi alam yang tergusur; (2) tokoh Rajeg Wesi merepresentasikan kritik tajam terhadap cara berpikir antroposentris dan eksploitatif; (3) kearifan lokal Jawa yang diwakili oleh sesepuh desa hadir sebagai alternatif etika ekologis; (4) bencana tanah longsor berfungsi sebagai argumen ekologis sekaligus penutupan narasi; serta (5) humor dan satire digunakan sebagai strategi kritik ekologis yang efektif, mencerminkan gaya khas Teater Gandrik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Dhemit menawarkan pesan ekologis yang mendalam melalui perpaduan simbol budaya Jawa dengan isu lingkungan yang dapat dibuktikan secara ilmiah, serta berkontribusi pada pengembangan kajian ekokritik dalam drama Indonesia.

Penerbit
CV. Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Ekokritik; Kritik Ekologi; Perlawanan Alam; Naskah Drama; Dhemit
E-ISSN
3123-5573
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal