Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pelestarian tradisi lohidu pada siswa kelas X TJK A SMK Negeri 1 Suwawa. Bahasa dan sastra daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat yang perlu dilestarikan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang menyebabkan menurunnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda. Lohidu sebagai salah satu sastra lisan Gorontalo mengandung nilai estetika, sosial, dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penerapan model Project Based Learning yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran berbasis proyek. Tahapan pembelajaran meliputi perencanaan proyek, pengumpulan informasi, penyusunan teks lohidu, praktik pelaguan, hingga presentasi hasil proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap tradisi lohidu, meningkatkan keterampilan menyusun dan melagukan lohidu, serta menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian budaya daerah. Selain itu, model pembelajaran ini juga mampu meningkatkan kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model Project Based Learning efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran berbasis budaya lokal dalam upaya pelestarian sastra lisan Gorontalo.