Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melaksanakan Tuja’i penyambutan tamu sebagai salah satu sastra lisan dan tradisi adat Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Suwawa dengan sasaran siswa kelas VIII melalui metode pelatihan yang meliputi pemberian materi, demonstrasi, praktik bermain peran (role playing), dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengertian Tuja’i, fungsi dalam adat, syarat menjadi baate, intonasi, posisi pelaku adat, serta tahapan prosesi penyambutan tamu. Pada tahap praktik, siswa dibagi ke dalam enam kelompok sesuai tahapan prosesi adat dan dibimbing langsung oleh pemateri. Evaluasi dilakukan menggunakan media Nearpod untuk mengukur pemahaman siswa secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam membawakan Tuja’i, baik dari aspek pelafalan, intonasi, ekspresi, maupun penghayatan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kerja sama, rasa percaya diri, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian budaya daerah. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar siswa telah memahami tahapan prosesi adat dan makna Tuja’i dalam penyambutan tamu. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai berhasil dalam memperkenalkan dan melestarikan sastra lisan serta nilai-nilai budaya Gorontalo kepada generasi muda.