Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam mengadopsi pendekatan deep learning dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di madrasah. Pendekatan deep learning diimplementasikan sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara proses belajar yang lebih aktif, mendalam, dan berfokus kepada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Informasi diperoleh dari berbagai sumber sekunder, termasuk jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, buku, artikel ilmiah, serta riset sebelumnya yang relevan dengan tema studi. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis konten. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Aqidah Akhlak mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai Islam, mengasah kemampuan berpikir kritis dan reflektif, serta membentuk karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pendekatan ini dilakukan melalui tiga strategi pokok, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang saling mendukung untuk menciptakan pembelajaran yang signifikan dan menyenangkan. Namun, pelaksanaan ini masih menghadapi beberapa kendala seperti minimnya pemahaman guru, kurangnya pelatihan, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari kebijakan pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik, dan penyediaan sarana yang memadai agar penerapan pendekatan deep learning dapat dilaksanakan dengan optimal dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di madrasah.