Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas III terhadap nilai-nilai teladan perumusan Pancasila melalui model Problem Based Learning (PBL), dengan penekanan pada integrasi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dalam proses pembelajaran. Latar belakang penelitian adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai sejarah Pancasila yang bersifat abstrak. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari nilai rata-rata 65 pada pra-siklus menjadi 78 pada siklus I, dan 88 pada siklus II. Peran BK sangat penting dalam memfasilitasi dinamika kelompok, mengelola konflik emosional dan sosial siswa, serta memberikan penguatan melalui bimbingan berbasis empati. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model PBL yang didukung intervensi BK secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai teladan Pancasila.