G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Penderitaan Ayub: Analisis Teologis tentang Teodise dalam Kitab Ayub

Ritiauw, Rudolf J., Tuhumena, Sandra V., Proim, Adri V.
Abstrak

Penderitaan merupakan salah satu persoalan teologis yang terus menjadi perdebatan karena berkaitan dengan keberadaan Allah yang mahakuasa dan mahabaik di tengah realitas kejahatan serta penderitaan manusia. Kitab Ayub menghadirkan refleksi yang mendalam mengenai persoalan tersebut melalui kisah seorang yang saleh tetapi mengalami penderitaan yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep penderitaan Ayub dalam perspektif teodise, mengkaji hubungan antara penderitaan manusia dengan kedaulatan Allah, serta menjelaskan relevansinya bagi kehidupan orang percaya pada masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari teks Kitab Ayub, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur teologi yang relevan. Analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutik dan teologis untuk memahami makna penderitaan dalam konteks narasi Ayub.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Ayub menolak pemahaman retributif yang menghubungkan penderitaan secara langsung dengan dosa pribadi. Penderitaan Ayub memperlihatkan bahwa orang benar pun dapat mengalami kesulitan tanpa kehilangan perhatian dan pemeliharaan Allah. Penelitian ini juga menemukan bahwa teodise dalam Kitab Ayub tidak berfokus pada penjelasan rasional mengenai penyebab penderitaan, melainkan pada pengakuan akan kedaulatan dan hikmat Allah yang melampaui pemahaman manusia. Selain itu, penderitaan berfungsi sebagai sarana pembentukan iman dan pendewasaan spiritual yang membawa manusia kepada pengenalan yang lebih mendalam terhadap Allah. Relevansi temuan ini tampak dalam konteks kehidupan modern, terutama dalam menghadapi krisis iman, masalah kesehatan mental, stigma sosial, dan berbagai bentuk penderitaan yang sering kali dipahami secara keliru sebagai hukuman ilahi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penderitaan dalam Kitab Ayub merupakan bagian dari misteri ilahi yang tidak selalu dapat dijelaskan secara rasional, namun dapat menjadi ruang transformasi spiritual dan pendalaman relasi manusia dengan Allah. Oleh karena itu, Kitab Ayub memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teologi penderitaan yang lebih kontekstual, humanis, dan relevan bagi kehidupan gereja serta masyarakat masa kini.

Penerbit
CV. Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Penderitaan, Teodise, Kitab Ayub, Kedaulatan Allah, Teologi Perjanjian Lama.; Penderitaan, Teodise, Kitab Ayub, Kedaulatan Allah, Teologi Perjanjian Lama.
E-ISSN
3123-5573
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal