Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada mata kuliah Perkembangan Peserta Didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental yang melibatkan 80 mahasiswa, terdiri atas 40 mahasiswa pada kelompok eksperimen dan 40 mahasiswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran yang terintegrasi AI, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Kompetensi mahasiswa diukur melalui tes kinerja dan penilaian proyek yang mencakup aspek berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi akademik, dan penguasaan konsep perkembangan peserta didik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh skor kompetensi rata-rata sebesar 87,62, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang memperoleh skor 73,84. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Selain itu, kemampuan analisis kasus dan berpikir kritis mahasiswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi AI efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.