Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan implementasi kurikulum berbasis Islamic Edupreneurship dalam membentuk kemandirian santri di Pondok Pesantren Putri I Al-Amien Prenduan. Islamic Edupreneurship merupakan konsep pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan dengan prinsip-prinsip Islam dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan mampu mencetak santri yang mandiri, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis Islamic Edupreneurship menghadapi beberapa tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan tingkat kemampuan santri, serta adanya paradigma sebagian masyarakat yang masih memandang pesantren hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan. Meskipun demikian, berbagai program keterampilan, organisasi santri, dan pembinaan karakter yang diterapkan di Pondok Pesantren Putri I Al-Amien Prenduan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan kemandirian santri.