Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa antitesis dan antanaklasis dalam novel Karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan yang berisi sebuah narasi dalam penelitian gambaran, atau lukisan sistematis, faktual dan akura, mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki untuk mendapatkan hasil perilaku, persepsi, motivasi dan tindakan yang lebih akurat dari sumber yang didapatkan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif yang hasil nya sebuah narasi dari penggunaan gaya bahasa antitesis dan antanaklasis dalam novel Hujan Karya Tere Liye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas antitesis digunakan untuk menampilkan petentangan makna dan ironi situasi yang memperkuat konflik serta ketegangan cerita, serta majas antaklasis digunakan melalui pengulangan kata yang memiliki makna berbeda yang menghasilkan efek ambiguitas dan memperkaya makna naratif. Kedua gaya bahasa tersebut berfungsi memperkuat aspek estetika, emosiaonal dan pesan moral dalam novel.