Banyak permasalahan yang muncul ketika para pelajar kehilangan jati dirinya sebagai seorang penuntut ilmu karena kurangnya akhlak atau karakter keagamaan dari dalam dirinya, penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal guru dalam membentuk karakter keagamaan siswa. Dalam konteks pendidikan, karakter keagamaan merupakan aspek penting dalam pembentukan akhlak dan moralitas siswa. Penulis melakukan observasi deskriptif dalam pembentukan karakter keagamaan melalui komunikasi interpersonal guru terhadap siswa. Penelitian ini bertempat di kompleks Pondok Pesantren Al-Amien Tegal disalah satu lembaganya, MA Al-Amien Tegal yang berada di desa Prenduan Pragaan Sumenep Jawa Timur. Mengkaji secara kualitatif kegiatan penelitian dan faktor-faktor penghambat serta pendukung dalam pembentukan karakter keagamaan melalui komunikasi interpersonal guru terhadap siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen terkait kurikulum dan ekstrakurikuler. Temuan penelitian menunjukan bahwa komnukasi interpersonal guru terhadap siswa membantu guru dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa sehingga guru dapat secara mudah mengetahui kekurangan yang ada pada siswa tersebut. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pembentukan karakter melalui komunikasi interpersonal baik itu secara verbal atau nonverbal. Dalam pembentukan karakter keagamaan siswa terdapat dua faktor berupa faktor penghambat dan faktor pendukung.