Lirik lagu merupakan salah satu bentuk karya sastra modern yang memiliki kekayaan bahasa dan nilai estetika melalui penggunaan gaya bahasa. Salah satu unsur stilistika yang menarik untuk dikaji dalam lirik lagu adalah majas metafora dan personifikasi karena mampu menyampaikan makna emosional secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk serta fungsi penggunaan majas metafora dan personifikasi dalam lirik lagu “Sesuatu di Jogja” karya Adhitia Sofyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data penelitian berupa teks lirik lagu “Sesuatu di Jogja”, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan baris lirik yang mengandung majas metafora dan personifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut mengandung dua jenis majas dominan, yaitu metafora dan personifikasi. Majas metafora ditemukan pada penggunaan kata seperti mantra, sesuatu, pulang, puing, dan musik yang berfungsi menggambarkan daya tarik, kenangan, serta pengalaman emosional yang tidak dapat dijelaskan secara langsung. Sementara itu, majas personifikasi ditemukan melalui penggambaran Jakarta dan Yogyakarta sebagai entitas yang memiliki sifat serta tindakan manusia, sehingga mampu memperkuat suasana kehilangan, kerinduan, dan keterikatan emosional. Penggunaan kedua majas tersebut membangun kontras makna antara Jakarta sebagai simbol kehilangan dan Yogyakarta sebagai simbol kerinduan serta tempat kembali secara emosional. Dengan demikian, metafora dan personifikasi dalam lirik lagu “Sesuatu di Jogja” berperan penting dalam memperkuat nilai estetika sekaligus menyampaikan pesan emosional yang mendalam kepada pendengar.