Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan akhlak dalam membentuk etika bermedia sosial siswa SDN 006 Sangatta Utara di era digital. Latar belakangnya adalah meningkatnya akses media sosial oleh anak SD yang menimbulkan risiko perilaku tidak etis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara guru, wali kelas, dan orang tua; observasi pembelajaran; serta analisis dokumen sekolah. Hasil menunjukkan pendidikan akhlak berperan penting dalam membentuk etika bermedia sosial melalui integrasi nilai akhlak dalam pembelajaran, teladan guru dan program pelatihan karakter, serta keterlibatan keluarga dan kebijakan sekolah. Kendala meliputi keterbatasan literasi guru digital, fasilitas yang kurang, dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Rekomendasi meliputi pelatihan literasi digital bernuansa nilai untuk guru dan orang tua, penyusunan panduan etika bermedia sosial untuk siswa SD, serta penguatan kerja sama sekolah-orang tua.