Keterampilan penguatan merupakan kompetensi dasar yang krusial bagi calon guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keterampilan penguatan dalam micro teaching melalui studi literatur sistematis terhadap jurnal, skripsi, buku teks, dan bahan ajar. Hasil menunjukkan bahwa keterampilan penguatan terdiri dari dua bentuk utama: penguatan verbal dan nonverbal dengan komponen spesifik. Temuan mengidentifikasi bahwa meskipun mahasiswa menerapkan keterampilan penguatan dalam micro teaching, implementasinya belum optimal, terutama dalam kehangatan fisik, variasi bentuk penguatan, dan pemberian motivasi. Prinsip penguatan efektif meliputi kehangatan dan keantusiasan, pemberian segera, penggunaan bermakna, penghindaran respons negatif, dan variasi. Penelitian ini menunjukkan perlunya latihan intensif, umpan balik segera dari dosen, dan pemodelan dari pengajar berpengalaman untuk meningkatkan kualitas keterampilan penguatan mahasiswa. Penelitian memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kurikulum micro teaching dan praktis bagi dosen dalam membimbing mahasiswa meningkatkan kompetensi mengajar.