Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak kebijakan penghapusan sekat jurusan secara kaku di SMK Siang Bojonegoro. Kebijakan ini diambil sebagai respons adaptif terhadap tuntutan kurikulum modern yang menuntut fleksibilitas bagi siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini berhasil memberikan ruang bagi siswa yang ingin melanjutkan studi lintas disiplin ilmu ke perguruan tinggi. Namun, tantangan muncul pada aspek mempertahankan kedalaman keterampilan praktis (hard skills) siswa yang berorientasi langsung kerja. Sebagai solusinya, sekolah menerapkan strategi penguatan sertifikasi kompetensi profesi untuk menjaga daya saing lulusan di dunia industri.