Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk dan manfaat code-blending yang digunakan oleh Agnez Mo dalam sebuah wawancara di kanal YouTube "Catatan Najwa." Penelitian ini berfokus pada bagaimana tokoh publik global menggunakan strategi bilingual dalam percakapan spontan, yang didorong oleh pergeseran tren komunikasi publik digital yang mengutamakan efektivitas pragmatis dibandingkan ketepatan gramatikal. Data diidentifikasi, diklasifikasikan, dan dirangkum menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten. Sumber data berupa transkrip video wawancara yang diolah melalui tahapan reduksi, visualisasi, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengkaji hipotesis mengenai fungsi code-blending berdasarkan analisis struktural dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa code-blending merupakan strategi penting untuk menegaskan nilai-nilai personal dan profesional, membangun identitas berwawasan global yang sesuai bagi penutur internasional, serta berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang memungkinkan penutur membahas isu-isu kompleks dan abstrak secara fasih. Temuan ini pada akhirnya mendukung teori sosiolinguistik tentang bagaimana bahasa modern bergerak dalam ruang publik digital.