Keaktifan belajar peserta didik merupakan indikator utama keberhasilan pembelajaran di kelas, namun masih banyak peserta didik yang bersikap pasif, terutama dalam diskusi kelompok. Artikel ini bertujuan mengkaji peran keterampila memimpin diskusi kelompok kecil dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan teknik analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan memimpin diskusi kelompok kecil berperan signifikan dalam mendorong keberanian bertanya, kemampuan berpendapat, dan kerja sama antar peserta didik. Keberhasilan diskusi ditentukan oleh kemampuan guru dalam membuka diskusi, mengajukan pertanyaan kritis, mendistribusikan giliran bicara, memberikan penguatan, serta menutup diskusi secara terarah. Dengan demikian, penguasaan keterampilan ini merupakan kompetensi strategis yang perlu dikembangkan setiap guru demi terciptanya pembelajaran yang aktif, interaktif, dan bermakna.