Education Management Information System (EMIS) merupakan sistem informasi manajemen pendidikan Islam yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mendukung tata kelola data pendidikan Islam secara terintegrasi. Pada tahun 2026, implementasi EMIS di Madrasah Diniyah Kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian penting karena data EMIS digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan pendidikan, validasi kelembagaan, dan perumusan kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebijakan EMIS Madrasah Diniyah di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026, tantangan implementasinya, serta solusi penguatan data pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi EMIS 4.0 memberikan dampak positif terhadap tata kelola pendidikan Islam melalui integrasi data lembaga, santri, dan guru. Namun demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital operator, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan sinkronisasi data antar sistem. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur digital, dan kolaborasi antar lembaga untuk mendukung optimalisasi EMIS sebagai basis data pendidikan Islam nasional.