G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Overthinking dan Solusinya dalam Al-Qur’an Perspektif Wahbah Al-Zuhaili (Studi Tafsir Tematik dalam Tafsir Al-Munir)

Arikatul Habibah, Abdul Muiz
Abstrak

Overthinking merupakan salah satu fenomena psikologis yang banyak dialami manusia dan dapat menimbulkan kecemasan, prasangka negatif, keraguan, serta ketidaktenangan jiwa. Fenomena ini penting dikaji karena tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga berdampak pada kualitas pengambilan keputusan, hubungan sosial, dan kestabilan spiritual seseorang. Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan dan ketidakpastian, overthinking sering berkembang menjadi pola pikir berlebihan yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga spiritual. Dalam perspektif Islam, overthinking berkaitan dengan kurangnya tawakkal kepada Allah SWT, serta kecenderungan berprasangka buruk. Fokus penelitian ini meliputi: (1) bagaimana konsep overthinking dalam Al-Qur’an serta kaitannya dengan lafaz الْخَوْفُ, الْقُنُوْطُ, dan سُوْءُ الظَّنِّ menurut penafsiran Wahbah Al-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir, dan (2) bagaimana penafsiran Wahbah Al-Zuhaili terhadap surah Al-Baqarah ayat 155, Ar-Rum ayat 36, Az-Zumar ayat 53, Al-Ahzab ayat 19, dan Al-Hujarat ayat 12 yang berkaitan dengan overthinking. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena overthinking dan solusinya dalam Al-Qur’an berdasarkan perspektif Wahbah Al-Zuhaili. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan dengan sumber utama Al-Qur’an dan Tafsir Al-Munir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overthinking dapat diatasi melalui penguatan iman, tawakkal, kesabaran, husnuzan, serta pengendalian pikiran sesuai nilai-nilai Al-Qur’an sehingga manusia memperoleh ketenangan jiwa melalui kedekatan kepada Allah SWT.    

Penerbit
CV. Ruang Publikasi Ilmiah
Kata kunci
Overthinking; Al-Qur’an; Tafsir Al-Munir
E-ISSN
3123-5573
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal