Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa dan guru terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di jurusan Agribisnis Tanamanan Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 3 Takalar. Metode yang digunakan adalah Mixed Method dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami PBL sebagai pembelajaran berbasis pemecahan masalah, namun masih mengalami kebingungan dalam pelaksanaanya karena kurangnya penjelasan dari guru dan minimnya partisipasi kelompok. Sementara itu, guru menyatakan telah menerapkan sintaks PBL, tetapi belum memperkenalkan modelnya secara eksplisit kepada siswa. Hasil angket menunjukkan bahwa 72% siswa dan 85% guru memiliki persepsi positif terhadap penerapan model PBL. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa, pengembangan berpikir kritis, serta peningkatan motivasi belajar. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual di pendidikan vokasi.