Hubungan asmara sejenis yang melibatkan pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa di Kota Makassar dikategorikan sebagai perilaku menyimpang tetapi terbangun atas dasar pertimbangan yang rasional. Artikel ini bertujuan untuk mengelaborasi secara mendalam tentang alasan rasional pemuda yang mendorong mereka untuk menjalin hubungan asmara sesama jenis. Adapun metode yang digunakan ialah melakukan observasi terlibat kepada para pemuda sejumlah enam orang, dan dilanjutkan dengan melakukan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbangunnya hubungan asmara sesama jenis di kalangan pemuda didorong oleh tiga pertimbangan yaitu mengedepankan affordating, menghindari seks berisiko, dan memanfaatkan potensi diri. Dengan demikian hubungan asmara sesama jenis ini merupakan pilihan pemuda yang dilakukan secara sadar untuk memperoleh manfaat dan mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini dapat dilanjutkan untuk menelusuri secara mendalam tentang bagaimana para pemuda tersebut menjalani kehidupan sebagai lelaki normal (straight) pasca berakhirnya pacaran sesama jenis.