Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pelatihan squat jump dan kemampuan tendangan depan pada cabang Persaudaraan Pencak Silat Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Proses penelitian kuantitatif mengolah data agar menjadi terstruktur. Pendekatan data kuantitatif yang merupakan pendekatan penelitian empiris, yang dikenal sebagai penelitian data konkret. Dalam pendekatan ini, data penelitian diukur dalam bentuk data numerik dan digunakan sebagai alat untuk perhitungan statistik yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Eksperimen adalah proses di mana faktor-faktor pengganggu dikurangi, diminimalkan, atau diabaikan menentukan hubungan sebab-akibat antara dua faktor yang sengaja diciptakan. Dalam penelitian ini, Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 2.5 digunakan untuk membuat desain pre test-post test satu kelompok. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kemampuan tendangan depan dalam pencak silat PSHT Rayon Dungus Sidoarjo dipengaruhi oleh pelatihan squat jump, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.05. Kesimpulan dari pembahasan penelitian ini adalah bahwa latihan squat jump dapat meningkatkan koordinasi, stabilitas, dan postur tubuh.