Penafsiran teks Alkitab merupakan aspek penting dalam studi teologi yang berperan dalam memahami pesan ilahi dan penerapannya dalam kehidupan umat Kristen. Artikel ini mengkaji berbagai pendekatan dalam menafsirkan teks Alkitab serta makna teologis yang terkandung di dalamnya. Pendekatan-pendekatan tersebut meliputi pendekatan historis-kritis, literal, alegoris, naratif, dan kontekstual yang masing-masing memberikan perspektif unik dalam memahami teks suci. Melalui analisis komparatif, artikel ini menyoroti kelebihan dan keterbatasan setiap pendekatan serta bagaimana pendekatan tersebut dapat diaplikasikan secara sinergis untuk menggali makna teologis yang mendalam dan relevan dengan konteks zaman sekarang. Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para pembaca dan praktisi teologi dalam melakukan penafsiran Alkitab yang akurat dan bermakna.