Penanaman nilai anti korupsi sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter, khususnya melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini bertujuan mengkaji peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi di SMP Negeri 1 Sukodono. Metode penelitiannya yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn berperan aktif dalam mengajarkan pentingnya integritas, antara lain dengan mendorong peserta didik untuk menggunakan fasilitas sekolah secara bijak dan tidak menyalahgunakan sumber daya. Namun, masih ditemukan bahwa kurangnya pemahaman dan pelatihan menyebabkan beberapa dari guru yang belum mampu menyampaikan pendidikan anti korupsi secara optimal. Selain itu, pendidikan anti korupsi terbukti mampu meningkatkan rasa tanggung jawab peserta didik di dalam kehidupan sehari-hari. Saran yang diberikan adalah agar guru PPKn mendapat pelatihan khusus guna memperkuat kompetensi dalam mengajarkan nilai-nilai anti korupsi secara efektif.