Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas panen terhadap produksi padi di Indonesia periode 2018-2024. Data sekunder yang digunakan meliputi data luas panen dan produksi padi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis adalah regresi linier sederhana menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara luas panen dan produksi padi. Koefisien regresi sebesar 0,209262819 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu hektar luas panen meningkatkan produksi padi sebesar 0,209262819 ton. Nilai R-squared sebesar 0,90071062 mengindikasikan bahwa sekitar 90% variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh variasi luas panen. Kesimpulannya, luas panen merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi padi di Indonesia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang mendukung peningkatan luas tanam untuk meningkatkan produksi padi nasional.