Tujuan utama dari Penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi yang digunakan pekerja sosial untuk mengembangkan literasi, serta menganalisis dampak dari intervensi tersebut terhadap peningkatan minat baca, pemahaman, dan keterampilan menulis anak-anak.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pekerja sosial, pengelola SASUDE, orang tua, dan anak-anak, serta analisis dokumen terkait program literasi. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, kategori, dan tema yang relevan dengan peran pekerja sosial. penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memfasilitasi akses terhadap sumber daya literasi, mengembangkan program pembelajaran yang inovatif dan partisipatif, serta memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak. Mereka juga berperan sebagai motivator, edukator, fasilitator, dan advokat bagi hak-hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. peran pekerja sosial sangat signifikan dalam mengatasi tantangan literasi di komunitas rentan. Intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan dari pekerja sosial tidak hanya meningkatkan kemampuan akademis anak, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam proses belajar.