Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “buddayah”, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi, yang berarti budi atau akal. Penelitian kualitatif ini akan dilakukan di SDN 2 Bukian selama kurang lebih enam bulan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan serta informasi yang jelas dan akurat mengenai implementasi pembelajaran tari berbasis Tri Hita Karana pada mata pelajaran SBdP sebagai upaya mempertahankan Tradisi Budaya Lokal di SDN 2 Bukian kecamatan payangan kabupaten gianyar. Oleh karena itu diperlukan suatu pembelajaran Tari berbasis Tri Hita Karana yang dapat mempertahankan Tradisi Budaya Lokal. Tiga permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, (1) Implementasi pembelajaran Tari berbasis Tri Hita Karana pada mata pelajaran SBdP sebagai upaya mempertahankan Tradisi Budaya Lokal di SDN 2 Bukian kecamatan payangan kabupaten gianyar, (2) Respon siswa dalam implementasi pembelajaran Tari berbasis Tri Hita Karana pada mata pelajaran SBdP sebagai upaya mempertahankan Tradisi Budaya Lokal di SDN 2 Bukian kecamatan payangan kabupaten gianyar, (3) Implikasi implementasi pembelajaran ari berbasis Tri Hita Karana pada mata pelajaran SBdP sebagai upaya mempertahankan Tradisi Budaya Lokal di SDN 2 Bukian kecamatan payangan kabupaten gianyar. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah ini adalah teori behaviorisme dan teori experiential learning. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi dokumentasi, studi pustaka, dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini akan disajikan dalam beberapa bab.