Misi Kekristenan merupakan perwujudan dari Amanat Agung Yesus Kristus yang menjadi dasar utama dalam pelaksanaan pemberitaan Injil kepada semua bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk implementasi misi Kekristenan dalam memberitakan Injil di tengah-tengah masyarakat, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, pemberitaan Injil harus dilakukan dengan pendekatan yang kontekstual, penuh kasih, dan menghargai perbedaan. Melalui metode kualitatif-deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan misi sangat ditentukan oleh keteladanan hidup, keterlibatan sosial, serta komunikasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemahaman yang mendalam terhadap budaya lokal menjadi kunci dalam menjembatani pesan Injil agar dapat diterima secara efektif. Studi ini menekankan pentingnya strategi misi yang berbasis kasih dan pelayanan nyata untuk menyampaikan Kabar Baik secara inklusif dan transformatif dalam kehidupan masyarakat.