G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Collaborative Governace Dalam Pengelolaan Kampung Budaya Polowijen Kota Malang

Amanda Rahmadany Putri, Amanda Rahmadany Putri, Ericha Risdiana Kusumaningati, Faradiva Devinda Senanda, Muhammad Arifin Ilham, Muhammad Dhabith Auzan, Prisca Kiki Wulandari
Abstrak

Collaborative governance sering kali dilakukan dalam sektor pariwisata pemangku kepentingan untuk perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan destinasi wisata. Salah satu contoh nyata penerapan konsep ini dapat dilihat pada pengelolaan Kampung Budaya Polowijen di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dari collaborative governance dalam pengelolaan Kampung Budaya Polowijen. Pendekatan collaborative governance yang digunakan merujuk pada model Ansell dan Gash, mencakup empat elemen utama yaitu kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaboratif. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Kampung Budaya Polowijen ditentukan oleh inisiatif tokoh lokal, partisipasi aktif masyarakat, dukungan pemerintah daerah, serta kemitraan dengan sektor swasta dan akademisi. Praktik kolaborasi nyata terlihat dari program edukatif budaya, kegiatan ekonomi kreatif, dan keterlibatan komunitas dalam pengambilan keputusan. Diharapkan hasil riset ini dapat menyajikan rekomendasi kepada pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya demi perbaikan pengelolaan Kampung Budaya Polowijen dengan pendekatan yang lebih terpadu dan partisipatif.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
1407-1420
Kata kunci
Collaborative Governance; Kampung Budaya Polowijen; Pengelolaan Budaya; Kota Malang; Pariwisata
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal