G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Tari Tuping: Pewarisan Budaya Tari Tuping Melalui Karya Sendratari Raden Intan II

Rheka Lia Safitri, Balqis Khansa Aqilah, Amelia Saputri, Indra Bulan
Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pelestarian Tari Tuping sebagai warisan budaya Lampung melalui media seni pertunjukan sendratari Raden Intan II karya Nuvusa Etnika. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, penelitian ini menggali makna simbolik, proses pewarisan, serta strategi pelestarian yang dilakukan oleh pelaku seni dan komunitas lokal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Tuping. tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ekspresi seni, tetapi sebagai representasi identitas budaya masyarakat Lampung. Pelestarian dilakukan melalui pendekatan edukatif, riset historis, serta pelibatan generasi muda dalam proses kreatif. Berdasarkan teori enkulturasi Koentjaraningrat dan identitas budaya Stuart Hall, dapat disimpulkan bahwa pertunjukan Raden Intan II menjadi medium penting dalam merawat, merekonstruksi, dan mentransformasikan nilai-nilai budaya secara dinamis dan kontekstual. Seni pertunjukan terbukti mampu menjadi sarana pewarisan budaya yang adaptif dan berdaya edukatif tinggi.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
1362-1371
Kata kunci
Tari Tuping; Pelestarian Budaya; Sendratari; Enkulturasi; Identitas Budaya
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal