Seksualitas merupakan aspek integral dalam perkembangan individu, khususnya pada tahap dewasa awal yang dialami oleh mahasiswa. Namun, isu ini masih dianggap tabu dalam lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia, sehingga menyebabkan kurangnya edukasi yang memadai dan meningkatnya risiko perilaku seksual yang tidak sehat. Artikel ini membahas penerapan metode bimbingan kelompok dalam konteks pekerjaan sosial sebagai pendekatan strategis untuk membina dan mengedukasi mahasiswa tentang seksualitas secara holistik. Bimbingan kelompok memungkinkan diskusi yang terbuka namun terstruktur mengenai aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual seksualitas. Penelitian dan studi literatur menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap kritis, serta kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan yang sehat terkait seksualitas. Artikel ini juga menguraikan tahapan pelaksanaan, manfaat, serta tantangan dalam implementasi metode ini di lingkungan kampus. Dukungan institusi pendidikan dan keterlibatan tenaga profesional menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini sebagai bentuk intervensi preventif yang berkelanjutan.