Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami dampak kekerasan seksual terhadap perempuan, khususnya dalam aspek psikologis, fisik, dan sosial, serta menelaah berbagai strategi penanggulangan yang dapat dilakukan secara individual maupun kolektif. Dengan menggunakan metode studi literatur terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025, penelitian ini menyoroti konsekuensi luas dari kekerasan seksual, termasuk trauma mendalam, gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, dan isolasi sosial. Selain itu, dampak fisik seperti cedera, kehamilan yang tidak diinginkan, dan risiko infeksi menular seksual juga ditemukan sebagai efek yang umum terjadi pada korban. Faktor penyebab kekerasan meliputi ketimpangan gender, budaya patriarki, dan lemahnya dukungan sosial. Studi ini juga menekankan pentingnya upaya pencegahan, peningkatan kesadaran publik, serta intervensi berbasis kebijakan untuk membantu proses pemulihan korban dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi intervensi yang efektif dan berkelanjutan.