UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian lokal, namun juga menghadapi tantangan dalam manajemen keuangan, khususnya dalam menekan biaya produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas metode harga pokok proses dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) pada UMKM Mie Ayam Wonogiri. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi biaya ke dalam bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik menghasilkan informasi biaya yang lebih akurat. Perhitungan menunjukkan bahwa HPP sebesar Rp7.305 per mangkuk, dengan harga jual sebesar Rp15.000 dan margin keuntungan sebesar 105,32%. Metode ini relevan untuk usaha yang memproduksi barang secara massal dan berkelanjutan, serta membantu dalam merumuskan strategi penetapan harga yang lebih efektif. Diharapkan UMKM terus meningkatkan efisiensi dan pengelolaan biaya guna meningkatkan profitabilitas jangka panjang.