Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori biaya produksi dari sudut pandang Islam sebagai pilihan yang lebih etis dan adil dibandingkan teori biaya produksi yang biasa digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka menggunakan pendekatan deskriptif dan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori biaya produksi dalam Islam tidak hanya berfokus pada penghematan biaya, tetapi juga memperhatikan kehalalan, kebaikan (thayyib), keadilan, dan keberkahan. Berbeda dengan teori biaya konvensional yang mengutamakan keuntungan sebesar-besarnya, biaya produksi dalam Islam lebih menekankan pada manfaat sosial dan keseimbangan ekonomi. Selain itu, penerapan teori biaya produksi Islam dalam dunia usaha modern seperti pertanian dan industri tambang syariah terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan menjaga kestabilan keuntungan dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam mengembangkan sistem biaya produksi yang lebih adil dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah.