Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Reading Recovery dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa kelas III Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah tujuh siswa yang telah diidentifikasi mengalami hambatan dalam membaca. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Reading Recovery secara individual mampu meningkatkan kelancaran membaca dan pemahaman siswa terhadap teks. Terjadi peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II, baik dalam aspek kualitas maupun kuantitas pencapaian siswa terhadap Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Dengan demikian, metode ini dinilai efektif untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan membaca sejak dini.