G
GlobalRiset
Portal Indeksasi Jurnal

Konflik Nelayan dan Penambangan Timah dalam Perspektif Ralf Dahrend (Studi Kasus di Desa Penagan)

Rohim, Abdul, Harahap, Fitri Ramdhani, Zulkarnain, Iskandar
Abstrak

Aktivitas penambangan timah laut yang tidak terkendali menyebabkan adanya degradasi lingkungan sehingga  memicu terjadinya konflik antara nelayan dan penambang timah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik dalam pengelolaan sumber daya laut antara nelayan tradisional dan penambang timah serta menganalisis dampak-dampak sosial ekonomi yang muncul akibat aktivitas penambangan timah inkonvensional. Penelitian ini menggunakan teori konflik dialektik Ralf Danrendorf,  Data di kumpulkan dengan melalui wawancara mendalam, observasi dan wawancara. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menemukan dua hal penting pertama, Konflik antara nelayan dan penambang timah terjadi karena keberadaan aktivitas tambang timah laut yang memicu aksi protes serta penolakan dari nelayan dan konflik masa lalu dengan pendatang terutama dari daerah selapan. Kedua, konflik berdampak terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi. Dampak lingkungan, terlihat dari rusaknya terumbu karang dan menurunnya kualitas air laut. Dampak sosial seperti resiko keselamatan kerja karena akses ikan semakin jauh serta hubungan yang kurang baik antara tengkulak dengan nelayan dan perpecahan yang terjadi pada kelompok nelayan. Dampak ekonomi berupa hasil tangkapan nelayan berkurang, biaya produksi yang di keluarkan juga meningkat dan pendapatan semakin menurun. Aktifitas penambangan timah laut di Desa Penagan tidak hanya memunculkan sisi negatif bagi kelangsungan sumber daya alam, namun juga dapat membatasi nelayan tradisional dalam beraktifitas. Kondisi ini mengancam keberlangsungan sumber daya alam dan membatasi ruang hidup nelayan.

Penerbit
CV Ruang Publikasi Ilmiah
Halaman
1421-1437
Kata kunci
Dampak Sosial; Konflik Dialektik; Nelayan; Penambang Timah
E-ISSN
3089-0128
Unduh PDF di penerbit Lihat di situs jurnal